Harapan Anak Manusia ....
Aku ingin terbang bagai kupu-kupu
melepas penat di dada ku
aku hanyalah manusia
seakan seperti segelintir debu yang tercipta...
apakah ini hanya harapan Ya Robby
harapan yang bahkan tiada titik kepastian
Ya Robby...
Apa yang kulakukan...
Apa ini...?
Tapak kaki seakan enggan melangkah
lisan terkadang kelu mengucap
hati seakan terombang ambing dalam hidupku yang bergelombang...
Ya Robb...
Akankah rasa inginku salah...?
akankah ada keadilan di alam dunia ku....?
adakah jalan yang bisa ku tapaki,,, dengan kaki penuh noda ini...?
adakah pintu megah menanti.....?
atau ini semua hanya bayangan semu....
Sinar rembulan seakan redup menghampiri
cahaya bulan seakan menantang menghantui
hembusan angin seakan menghempas ranting-ranting sepi
Aku rindu jalan-Mu ya Robb,,,
aku ingin bangkit....
Aku ingin bebas...
Aku akan menantang malam
aku akan menerjang pagi
Demi kemenangan yang menanti....
Salam Goresan Kedamaian... :-)
Goresan Kedamaian
Minggu, 23 November 2014
Rabu, 24 September 2014
Coretan sederhana sang pengores kedamaian
CINTA DALAM DIAM
Mungkin yang mereka katakan benar adanya…
Indah saat memilikinya, senang saat
menyapanya
Terdengar asyik, dan bahagia rasanya…
Namun sampai saat ini aku belum mampu
menerjemahkannya….
Engkau boleh tertawa,,,
Benar adanya, aku pun tak faham kesetiaan itu
bagaimana,,
Aku juga tidak mengerti sisi mana yang
membuatku tersenyum, terluka, dan terharu …
Yang pasti,,, aku punya cinta,,,
Cinta yang ada di hati, yang nanti ada saat
aku akan mengungkapkannya….
Shobatku sering berkata Cinta Dalam Diam,,,
Mungkin itu pula yang sedang berlangsung
sekarang… Saat mencintai namun tak dicinta,,
saat dicintai namun tidak mencintai…
yaaaaa.. itu pasti sering berlaku….
Tidak ada yang sempurna,,, begitupula akuu…
punya Cinta Dalam Diamku
Semua berawal dari kata sederhana….
“CINTA”,,,
Ohhh Robbi tolong hamba-Mu ini,,
Rasanya tak mampu menopang rasa dalam
kerinduan kasih,,,
Ya Allah aku tau Engkau Maha adil..
Setiap yang meminta pasti Kau beri..
Setiap yang memohon pasti Kau kabulkan…
Salahkah pinta ku yang Robb,,
Andai lisan ini hanya mengotori diri,,
Maka ku mohon ampun yang Robbi…
Andai langkahku tak selurus jalan-Mu…
Maka ku mohon tuntunan-Mu ya Robby…
Aku akan bertahan dengan Cinta Dalam Diam ku..
Karna Cinta
Dalam Diam ku akan menunjukkan ku pada pada dia,,, Diaaaa,,, yang Kau
ridhoi…
Bize
Bensu
Jumat, 19 September 2014
Surat Cinta Sang Penggores Kedamaian
Surat Cinta Untuk palestina
Assalamualiakum
wr.wb.......
Kepada yang ku kagumi, Palestinku
tercinta.....
Untuk mu Palestinku yang selalu hinggap
di hatiku, yang hadir dalam bayanganku dan yang selalu menemani dalam
sayup-sayup kerinduanku. ..... Entah ungkapan rasa apa yang ingin kutuangkan
dalam sepucuk suratku ini. Aku tidak mengerti apa yang sedang aku goreskan di
kertas ini, yang pasti rasa rinduku selalu menggebu saat mengucap namamu.....
PALESTINKU...
Bersama dengan goresan tinta rinduku
padamu, mengukir kepingan kasih yang terhanyut dengan derasnya Cintaku
padamu.... Walau ku tau goresan tinta ini tak akan pernah sebanding dengan
goresan luka di tubuhmu para Pejuangku.
Air mata yang mengalir bersama kerinduanku saat kutuliskan sepucuk surat cintaku
ini, tidak akan sebanding dengan darah yang mengalir disetiap perjuanganmu....
Palestinku....
Detik-detik terus berlalu, Aku lelah
hanya berdiam dengan pena disini tanpa menoleh langsung ke arahmu.....Entah
kapan kakiku melangkah bergerak menyapa dirimu, entah kapan tangan ini langsung
berjabat denganmu, entah kapan darah ini bisa mengalir untukmu membuktikan
betapa resahnya hatiku saat senyuman mungilmu tak terlihat lagi.......
Para Pejuangku...... Walau diri tak
mampu mewakili rasa hati yang ingin bertemu,
untuk bersama menciptakan senyuman indah
itu...... namun sebuah tulisan dapat
mewakili segala perasaan, begitu pula perasaan yang kulukiskan lewat goresan
sederhana ini... Namamu Palestin akan selalu bersarang di Qalbuku dan tidak
hanya cukup dalam ingatan, aku pun ingin menghampirimu, menghapus air matamu,
membuang luka dan penatnya kekejaman hidup.....
Palestin..... Aku berharap pada saat
sepucuk surat ini kuberikan kepadamu, kau masih selalu dalam ketangguhan dan
azzam yang kuat.... Semangat Para Pejuangku, Allah telah menitipkan amanah ini untukmu...
Bukankah Allah telah berjanji setiap keringat dan darah yang mengalir di jalan
Allah akan selalu berkah dan akan ada balasan setimpal nanti disaat dan pada
tempat yang indah yakni surga-Nya yang
dihiasi dengan Bidadara-bidadari yang cantik dan rupawan....Palestinku,
tetaplah kokohkan diri untuk perjuangan
yang berarti ini.. Tetaplah tangguhkan
hati untuk melawan para pembantai-pembatai yang tak bermata
itu,,,hancurkan mereka, dan tetaplah berpegang teguh di jalan Allah, karena
janji Allah itu pasti......
Para pejuang , terhantur salam cinta
dariku untukmu....walau Maluu rasanya hati ini
belum bisa mengecap pahit bersama dalam benteng depan, namun do’a ku
akan selalu menyertai langkah-langkah perjuangan mu... Aku pun akan selalu
berusaha meraih restu Allah untuk bisa bertatap langsung denganmu.... walau
sampai saat ini keinginan bertemu dengan mu masih sebuah harapan besar, harapan
yang seolah seperti Benteng Raksasa yang sulit untuk ku robohkan
sendiri...Namun Aku yakin, sebentar lagi
dinding benteng itu akan akan bisa kuruntuhkan seperti gigihnya Kau meruntuhkan
Israel-Israel yang tak berhati itu.....
Palestin... Kutitipkan cinta dan
kasihku lewat hembusan angin,,, kulukiskan senyumku lewat Pelangi.... Dengan
harapan suatu saat nanti senyuman itu akan langsung menyapa dengan cinta dan
ketulusan... Memberi kehangatan di tengah Jihad yang akan terus berkobar....
Allahu Akbar,,, kita pasti bisa bangkit Saudaraku dengan keiklasan perjuangan
ini, seperti perjuangan Rasulullah yang
tanpa kata menyerah... Bangkit Palestin... Mari kita bangkitttttt.....
Sekian dariku Saudaraku... Tiada kata
akhir dalam sebuah ukhuwah... Yakinlah kita akan tetap bersatu walau tidak
dalam satu wadah... Salam rinduku untukmu.... Dari Iznillah yang selalu
mengagumimu ....
Wassalamualaikum wr.wb......
Langganan:
Komentar (Atom)